Rabu, 30 Oktober 2013

Harga Jagung Jatuh Ke Level Terendah


Harga jagung dipasar berjangka turun terus menerus selama 2 minggu terakhir ini, diikuti oleh penurunan harga jagung lokal yang terjadi di beberapa daerah Indonesia.

Bisnis-jabar.com, JAKARTA – Harga Jagung berjangka jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun, karena musim kemarau telah memperbaiki prospek panen di AS yang menurut perkiraan pemerintah akan menjadi panen terbesar yang pernah ada di dunia.
Para petani rmungkin telah menyelesaikan 50% dari hasil panen, naik dari 39% minggu sebelumnya, menurut Konsultan Pertanian. Departemen Pertanian AS akan mengeluarkan pembaruan pada kondisi tanaman hari ini.
Badan ini memperkirakan bahwa output akan meningkat 28% musim ini dari tahun lalu, ketika kekeringan merusak tanaman di salah satu negara bagian AS Midwest.
Harga di Chicago telah jatuh 49% dari rekor tahun lalu. Pasokan global telah melonjak pada keuntungan di Brasil, Argentina dan Urkraine, sedangkan tanaman AS rebound dari musim kering pada tahun lalu -yang paling parah sejak 1930-an.
Harga jagung yang lebih murah jelas akan meningkatkan keuntungan bagi Archer Daniels – Midland Co – yang membuat etanol dari gandum, dan Sanderson Farms Inc, produsen unggas AS terbesar ketiga.
“Petani umumnya sangat senang dengan hasil tahun ini,” kata Chad Henderson, presiden Konsultan Pertanian di Brookfield.
Jagung berjangka untuk pengiriman Desember turun 2,1%menjadi ditutup pada US$4,3075 per bushel pada pukul 1.15 di Chicago Board of Trade , penurunan terbesar sejak 30 September.
Sebelumnya, harga menyentuh US$4,3025, terendah untuk kontrak teraktif sejak 26 Agustus 2010. (jibi/ija)

Sumber :
http://www.bisnis-jabar.com/index.php/berita/prospek-panen-membaik-harga-jagung-jatuh-ke-level-terendah?utm_source=front&utm_medium=box&utm_campaign=berita_terbaru

Alat Pengering Tenaga Surya Tipe TUNNEL















1.
PERANCANG

Hadi Suryanto (DIPTI Sumatera Barat).
2.
PENGGUNA/FUNGSI

Penggunaan untuk semua bahan hasil pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan. Uji coba telah dilakukan terhadap pengeringan berbagai jenis ikan.
3.
SPESIFIKASI


1)
Dimensi
:

- Ruang penyerap panas (mm) : 1200 x 1000 x 300;
- Ruang pengering (mm) : 9000 x 1000 x 300.
2)
Konstruksi
:

a.
Rangka utama (lantai dan dinding) dari kayu, atap dari plastik transparan, dan penyangga dari batu bata.
b.
Penyambungan dengan paku.
3)
Rancangan Fungsional
:

a.
Sumber energi :

- Cahaya surya.
- Listrik 220 volt, 15 watt.
b.
Penyerap panas : penyerap panas adalah seng gelombang yang dicat hitam dan ditempatkan pada ruang penyerap panas.
c.
Kipas listrik : untuk memasukkan udara dari luar ke dalam ruang penyerap panas, selanjutnya ke ruang pengering.
4)
Rancangan Struktural
:

a.
Ruang penyerap panas :

- penurap panas dari seng gelombang bercat hitam
- kipas listrik
- saluran udara masuk ke ruang penyerap panas
b.
Ruang pengering :

- berukuran 9000 mm x 1000 mm x 300 mm
5)
Bahan
:

Kayu, plastik dan seng.
6)
Kapasitas
:

50 - 200 kg per hari, tergantung jenis ikan (pada kondisi langit cerah, 09.00 sampai 13.00 WIB)
7)
Umur Alat
:

2 (dua) tahun.
4.
PRINSIP KERJA ALAT

Sinar surya memanaskan udara di ruang penyerap panas, ruang pengering, seng penyerap panas, dan bahan yang dikeringkan. Kipas udara akan mendorong udara luar masuk ke ruang penyerap panas, kemudian mengalir ke ruang ini mengalir ke luar. Penguapan air bahan juga disebabkan oleh pemanasan langsung oleh sinar surya ke ruang pengering.
5.
HARGA/ANALISIS BIAYA

1)
Harga untuk setiap unit adalah Rp. 1.100.000,- (perkiraan tahun 1999).
2)
Perkiraan biaya pokok operasi : Rp. 60,- sampai Rp. 310,- per kg ikan, tergantung jenis ikan.
6.
KONTAK HUBUNGAN

Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Sumatera Barat,
Jl. Rasuna Said, Padang Baru, Padang, Tel. 0751 40040, Fax. 0751 40040


Sumber : 
Teknologi Tepat Guna Untuk Agroindustri Kecil Sumatera Barat,
Hasbullah, Dewan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri
Sumatera Barat, Padang, 2000.




Benih Jagung Varietas BISMA


Jagung varietas BISMA

Varietas ini memiliki potensi hasil : 7,0 - 7,5 t/ha pipilan kering.
Memiliki ketahanan terhadap penyakit karat dan bercak daun.
Baik untuk wilayah dataran rendah sampai ketinggian 500 m dp.

HARGA Rp. 25.000,- per kg.
Minimal order 10kg
Maksimal order 100kg.

Info :
http://eproduk.litbang.deptan.go.id/product.php?id_product=117

KETERANGAN PRODUK :
Asal : Persilangan Pool 4 dengan bahan introduksi disertai seleksi massa selama 5 generasi
Umur : 50% keluar rambut : + 60 hari
Panen : + 96 hari
Batang : Tegap, tinggi sedang (+ 190 cm)
Daun : Panjang dan lebar
Warna daun : Hijau tua
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan rebah Tongkol : Besar dan silindris
Kedudukantongkol : Kurang lebih di tengah-tengah batang
Kelobot : Menutup tongkol dengan cukup baik (+ 95%)
Tipe biji : Semi mutiara (semi flint)
Warna biji : Kuning
Baris biji : Lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol : 12 - 18 baris
Bobot 1000 biji : + 307 g
Warna janggel : Kebanyakan putih (+ 98 cm)
Rata-rata hasil : + 5,7t/ha pipilan kering
Potensi hasil : 7,0 - 7,5 t/ha pipilan kering
Ketahanan : Tahan penyakit karat dan bercak daun
Keterangan : Baik untuk dataran rendah sampai ketinggian 500 m dpl.

Benih Jagung Varietas KRESNA

Jagung varitas KRESNA

Varietas ini memiliki potensi hasil : 7 t/ha, dengan rata-rata produksi 5,2 ton/ha. Cukup tahan terhadap penyakit bulai (Peronosclerospora maydis)
Daerah sebaran : Dataran rendah sampai 600 m dpl.

Harga Rp. 25.000,- per kg.
Minimal order 10 kg
Maksimal order 100 kg.

Info lengkap :
http://eproduk.litbang.deptan.go.id/product.php?id_product=127

Keterangan produk :
Asal : (Cetet/Arjuna)/Arjuna. Persilangan jagung lokal Jawa Timur disilangkan dengan varietas Arjuna, yang hasilnya disebut Cetar. Selanjutnya Cetar disilangkan kembali dengan Arjuna
Umur : 50% keluar rambut : + 50 hari Masak fisiologis : + 90 hari
Batang : Tegap
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : + 185 cm (160 - 200 cm)
Daun : Panjang
Warna daun : Hijau tua
Keragaman tanaman : Agak seragam
Perakaran : Baik
Kerebahan : Tahan rebah (0 - 35%)
Malai : Semi kompak (55%)
Warna anthera : Coklat muda (75%)
Warna rambut : Coklat keunguan (75%)
Tongkol : Panjang dan silindris
Tinggi letak tongkol : + 95 cm (80 - 110 cm)
Kelobot : Tertutup baik (85%)
Tipe biji : Mutiara (flint)
Warna biji : Kuning B
aris biji : Lurus
Jumlah baris/tongkol : 12 - 14 baris
Bobot 1000 biji : + 270 g Rata-rata hasil : 5,2 t/ha
Potensi hasil : 7 ton/ha
Ketahanan : Cukup tahan terhadap penyakit bulai
Daerah Sebaran : Dataran rendah sampai 600 m dpl.

Benih Jagung Varietas SRIKANDI KUNING



Jagung varietas SRIKANDI KUNING
Rata-rata hasil : 5,25 ton/ha pipilan kering KA 15% Potensi hasil : 8,00 ton/ha pipilan kering KA 15%. Kandungan Protein tinggi, ukuran lebih besar.
Tahan hawar daun (H.maydis) dan karat (Puccinia sp); Agak rentan hama penggerek batang (Ostrinia furnacalis);
Dianjurkan untuk ditanam di dataran rendah, lebih diutamakan ditanam pada musim penghujan.

Harga :Rp.25.000,- per kg.
 Minimal order : 10 kg
 Maksimalorder : 100 kg

Keterangan produk :
Varietas jagung Srikandi Kuning mulai ditanam secara luas sejak tahun 2004. 2004 Asal : Materi introduksi asal CIMMYT Mexico, dibentuk dari saling silang 8 galur murni yang memiliki daya gabung baik. Galur pembentuk sintetik tersebut berasal dari F2 dari kelompok heterotik A dan B. Selama pembentukan galur telah diseleksi untuk sifat posisi tongkol rendah dan telah tahan penyakit daun. Umur :
 Berbunga jantan : 54 - 56 hari
 Berbunga betina : 56 - 58 hari Masak fisiologis : 105 - 110 hari

Batang : Tegap - Warna batang : Hijau
 - Tinggi tanaman : + 185 cm - Daun : Panjang dan sedang
 - Warna daun : Hijau
 - Warna malai : Kemerahan tua
 - Warna rambut : Kemerahan tua
 - Keragaman tanaman : Seragam (96 - 98%)
 - Tongkol : Sedang dan silindris
 - Kelobot : Menutup baik (95 - 97%)
 - Tipe biji : Semi mutiara, (semi flint) modified hard endosperm
 - Warna biji : Kuning
 - Baris biji : Lurus dan rapat
 - Jumlah baris/tongkol : 12 - 14 baris
 - Bobot 1000 biji : + 275 g
 - Endosperm : Protein : 10,38%; Lisin : 0,477%; Triptofan : 0,093%

Rata-rata hasil : 5,40 t/ha pipilan kering (ka. 15%)
Potensi hasil : 7,92 t/ha pipilan kering (ka. 15%)

Ketahanan penyakit :
 Tahan hawar daun H. maydis dan karat daun Puccinia sp,
Ketahanan hama : 
 Tahan hama penggerek batang O.furnacalis

Keterangan :
 Dianjurkan ditanam di dataran rendah diutamakan pada musim penghujan. 

Pemulia :
 Firdaus Kasim, M.Yasin HG, Muh. Azrai, M.B. Pabendon, Andi Takdir, Roy Efendi, Nuning A. S., Neni Iriany, J.Wargiono, Made J. Mejaya, dan Marsum M. Dahlan. Pengusul :
 Pusat Penelitian dan Pengembnagan Tanaman Pangan RI. Info lengkap :

Info lengkap :
http://eproduk.litbang.deptan.go.id/product.php?id_product=18

Selasa, 29 Oktober 2013

Benih Jagung Varietas LAMURU


Jagung varietas LAMURU

Potensi hasil : 7,6 ton/ha pipilan kering.
Ketahanan :
Cukup tahan terhadap penyakit bulai (Penonosclerospora maydis) dan karat
Daerah sebaran :
Dataran rendah sampai 600 m dpl.

HARGA :Rp. 25.000,- per kg.
Minimal order 10 kg
Maksimal order 100 kg



Info lengkap :
http://eproduk.litbang.deptan.go.id/product.php?id_product=110

KETERANGAN PRODUK :
Nama varietas : Lamuru
Asal :
Dibentuk dari 3 galur GK, 5 galur SW1, GM4, GM12, GM15, GM11, dan galur SW3

Umur : 50% keluar rambut : 55 hari
Masak fisiologis : 90 - 95 hari
Batang : Tegap
Warna batang : Hijau
Tinggi tanaman : + 190 cm (160 - 210 cm)
Daun : Panjang Warna daun : Hijau
Keragaman tanaman : Agak seragam
Perakaran : Baik
Malai : Semi kompak
Warna anthera : Coklat muda (80%)
Warna rambut : Coklat keunguan (75%)
Tongkol : Panjang dan silindris
Tinggi letak tongkol : + 90 cm (85 - 110 cm)
Kelobot : Tertutup dengan baik (75%)
Tipe biji : Mutiara (flint)
Warna biji : Kuning Baris biji : Lurus
Jumlah baris/tongkol : 12 - 16 baris
Bobot 1000 biji : + 275 g

Rata-rata hasil : 5,6 t/ha
Potensi hasil : 7,6 t/ha
Ketahanan :
Cukup tahan terhadap penyakit bulai (Penonosclerospora maydis) dan karat
Daerah sebaran :
Dataran rendah sampai 600 m dpl.

Benih Jagung varietas SUKMARAGA

Jagung varietas SUKMARAGA
Potensi hasil : 8,50 t/ha pipilan kering;
Ketahanan : Cukup tahan terhadap penyakit bulai (P. maydis), penyakit bercak daun (H. maydis), dan penyakit karat daun (Puccinia sp.);
Daerah sebaran :
Dataran rendah sampai 800 m dpl, adaptif tanah-tanah masam

Harga : Rp. 25.000,- per kg
Minimal order 10 kg
Maksimal order 100 kg

Info lengkap :
http://eproduk.litbang.deptan.go.id/product.php?id_product=17


INFO VARIETAS JAGUNG SUKMARAGA
Tanggal dilepas : 14 Februari 2003

Asal : Bahan introduksi AMATL (Asian Mildew Acid Tolerance Late), asal CIMMYT Thailand dengan Introgressi bahan lokal yang diperbaiki sifat ketahanan terhadap penyakit bulai. Populasi awalnya diseleksi pada tanah kering masam Sitiung Sumbar, dan tanah sulfat masam di Barambai (Kalsel). Hasil kombinasi diuji pada berbagai lingkungan asam dan normal.
    Umur : 50% kerluar rambut : + 58 hari
    Masak fisiologis : + 105 - 110 hari
    Batang : Tegap
    Warna batang : Hijau
    Tinggi tanaman : + 195 cm (180 - 220 cm)
    Daun : Panjang dan lebar
    Warna daun : Hijau muda
    Keragaman tanaman : Agak seragam
    Perakaran : Dalam, kuat dan baik
    Kerebahan : Agak tahan
    Malai : Semi kompak
    Warna rambut : Coklat keunguan
    Tongkol : Panjang silindris
    Tinggi letak tongkol : + 195 cm (90-100 cm)
    Kelobot : Tertutup baik (85%)
    Tipe biji : Semi mutiara (semi flint)
    Warna biji : Kuning tua
    Baris biji : Lurus dan rapat
    Jumlah baris/tongkol : 12 - 16 baris
    Bobot 1000 biji : + 270 g
   
Rata-rata hasil : 6,0 t/ha pipilan kering
Potensi hasil : 8,50 t/ha pipilan kering

Ketahanan :
Cukup tahan terhadap penyakit bulai (P. maydis), penyakit bercak daun (H. maydis), dan penyakit karat daun (Puccinia sp.)
Daerah sebaran :
Dataran rendah sampai 800 m dpl, adaptif tanah-tanah masam

Pemulia :
Firdaus Kasim, M. Yasin HG., M. Basir, Wasmo Wakman, Syafruddin, A. Muliadi, Nurtitayani, dan Adri

Senin, 07 Oktober 2013

STOK JAGUNG BNS MULAI STABIL

Persediaan jagung di gudang BNS Megawon Kudus sudah mulai stabil.
Hal ini diperoleh dari kegiatan panen jagung di Kudus yang sudah dimulai secara bertahap.
Aktivitas pasca panen sudah dimulai di BNS Kudus,mulai dari sortir jagung tongkol, pemipilan dan penjemuran.
Diharapkan semoga cuaca masih bertahan bagus dengan intensitas panas mencukupi, karena pengeringan jagung di gudang2 dan di petani wilayah Kudus pada umumnya masih menggunakan cara penjemuran langsung yang mengandalkan panas matahari.

Selain dari hasil panen sendiri, BNS juga menerima suplai dari beberapa mitra petani di wilayah Kudus, Pati, Rembang, dan Grobogan. Suplai signifikan diperoleh BNS dari pembelian jagung pipil kering yang berasal dari Sumatera Selatan. Jagung dari luar pulau jawa sudah mulai datang di BNS Kudus. Hari ini senen 7 oktqober 2013 tersedia stok siap jual sebanyak 160 ton, dan stok dalam perjalanan sebanyak 80 - 200 ton. Stok on the farm yang segera dipanen dalam potensi perhitungan sebanyak 800ton.

Harga jagung masih relatif tinggi, dan kemungkinan akan tetap bertahantinggi sampai akhir Januari 2014.
Walaupun pabrikan feedmill besar seperti pokphan menurunkan harga beli mereka ( karena pokpand mulai mendatangkan jagung impor lagi ), harga jagung di pasaran lokal akan tetap tinngi. Beberapa daerah di Sumatera dan Sulawesi harga jagung memang termasuk murah, yaitu dilevel 2.800 sampai 3.225 per kilo, tapi adanya biaya transpot yang cukup mahal tetap membuat harga jagung di jawa ya tetap mahal .... :)
BNS melakukan pembelian sampai luar pulau jawa bukan untuk mencari tambahan keuntungan, tapi lebih pada tujuan menjaga kesetabilan stok guna memenuhi kebutuhan konsumen jagung di pulau Jawa.

Hari ini BNS menjual jagung pipil kering pada level harga 3.550 sampai 3.700 per kilo, sesuai grade kualitas jagung yang dibutuhkan konsumen.
Penjualan dilayani di gudang BNS Megawon Kudus Jawa Tengah. Dalam penjualan, saat ini BNS tidak menyediakan layanan kirim, jadi diharapkan konsumen berkenan mengambil sendiri jagung yang akan dibeli di gudang bns Kudus.
Untuk info dan order dapat menghubungi 0811277869 call atau sms dipersilahkan.

Salam bns !

Senin, 09 September 2013

Harga Jagung Pembelian BNS Hari Ini Dibuka Pada Harga 3.300 per Kg | harga jagung 9 Septgember 2013

Harga
tuk jagung pipilan kering hari ini
Senen 9 September 2013
Grade A = Rp. 3.300,- per kilogram
Grade B = Rp. 3.200,- per kilogram
Grade C = Rp. 3.100,- per kilogram

Menyesuaikan dengan kondisi pasar, hari ini BNS akan melakukan pembelian jagung dengan harga beli sesuai kualitas jagung yang dikirim oleh Petani dan Pedagang Pengepul. 

Harga dibuka pada level 3.300 rupiah per kilogram untuk jagung kualitas super/grade A. Jagung grade A adalah jagung dengan kadar air maks. 17%, Jamur 0%, Kotoran 0%, benda asing 0%, biji mati maks. 1%, dan kutu/ hama 0%, dengan kualitas biji berbutir besar, ukuran biji seragam, dan warna biji oranye cerah.
Jagung kualitas grade B akan mendapat harga 3.200 rupiah per kilogram dan kualitas grade C dengan harga 3.100 rupiah per kilogram.

Pembelian dilakukan di gudang BNS desa Dopang Kel. Megawon kec. jati Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Mitra yang ingin menjual jagung kepada BNS diharapkan melakukan pengiriman jagung ke gudang BNS Kudus. Dalam pembelian ini BNS tidak menerapkan batas minimal pengiriman. Petani dan Pengepul bebas untuk mengirim seberapa banyak stok jagung yang ingin mereka jual. Pembayaran diberikan secara tunai setelah proses bongkar dan timbang muatan.

Seperti biasanya, BNS juga menyediakan armada untuk mengambil jagung ke lokasi penjual. Untuk pembelian langsung ( diambil ) ke lokasi penjual, diberlakukan harga pembelian yang sama dengan harga beli loko gudang BNS , dengan pengurangan biaya transpot dan operasional pengambilan jagung ke/ dari lokasi penjual menuju gudang BNS Megawon Kudus. Pembayaran diberikan tunai di lokasi penjual.

Informasi dan konfirmasi penjualan jagung dapat ditanyakan melalui SMS ke nomer 0811277869  dan 081229256679 dengan menyebutkan nama dan alamat sebagai tanda perkenalan.



Minggu, 08 September 2013

Harga Jagung Lokal di Beberapa Daerah Indonesia Mengalami Kenaikan | update harga 8 September 2013

Jagung Kualitas Super/ Grade A 
Di akhir minggu kemarin harga jagung lokal di tingkat Petani dan pedagang pengepul mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Dari harga rata-rata kisaran 3.000 sampai 3.100 rupiah per kilo, secara merata di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur harga melonjak menjadi 3.200 sampai 3.250 per kilo jagung pipil kering dengan standar kadar air 17%.
Kenaikan tersebut dipicu oleh lambatnya panen di wilayah Jawa Tengah, sehingga persediaan jagung di tingkat Petani semakin menipis sedangkan permintaan tetap stabil atau bahkan bertambah banyak.

Musim kering dengan cuaca yang bagus mendorong petani untuk mengeringkan jagung sampai pada tingkat kadar air yang diinginkan oleh pedagang dan industri. Banyak petani memilih mengeringkan jagung di lahan sebelum dilakukan petik panen dan dilanjutkan dengan penjemuran jagung tongkol maupun setelah dipipil. Kelambatan masa petik panen ini menyebabkan pasokan jagung di tingkat pengepul semakin berkurang seiring permintaan yang meningkat.
Meningkatkatnya permintaan antara lain dipicu oleh kenaikan harga beli dari beberapa industri feedmill seperti PT CPI dan Gold Coin di Surabaya.

Alhasil, berikut ini sebagian info harga jagung di tingkat petani dari beberapa daerah yang sempat dihimpun oleh BNS :
Harga per Kg untuk jagung pipil kering KA maksimal 17%
1, Pemalang, Jawa Tengah Rp. 3.150,-
2. Sukorejo Kendal, Jawa tengah Rp. 3.200,-
3. Salatiga, Jawa Tengah Rp. 3.225,-
4. Jepara, Jawa tengah Rp. 3.150,-
5. Purwodadi, Grobogan Jawa Tengah, Rp. 3.175,-
6. Juwangi, Boyolali Jawa tengah Rp. 3.200,-
7. Kuwu, Grobogan Jawa tengah Rp. 3.125,-
8. Karangawen, Grobogan Jawa Tengah Rp. 3.200,-
9. Randublatung, Cepu Rp. 3.150,-
10. Lamongan. Jawa Timur Rp. 3.150,-
11. Tuban, Jawa Timur Rp. 3.200,-
12. Sumbawa, Nusa Tenggara Barat Rp. 2.650,-
13. Lombok, Nusa Tenggara Barat Rp. 2.600,-
14. Gorontalo, Sulawesi Rp. 2.750,-
15. Ampana, Sulawesi Rp. 2.600,-
16. Makasar , selawesi selatan Rp. 2.900,-
17. Kendari, sulawesi Tenggara Rp. 2.700,-

Di tingkat pedagang jagung, harga tersebut akan bertambah sekitar 50 - 200 rupiah per kilo sebagai efek dari adanya biaya transpot, operasional dan margin yang harus diambil pedagang. Di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, harga jagung pipil kering di tingkat pedagang berkisar pada harga 3.250 sampai 3.300 rupiah per kilogram.









Sabtu, 03 Agustus 2013

Jumat, 19 Juli 2013

Harga Jagung Berjangka Untuk Kontrak Pengiriman Desember Turun 0.4 persen menjadi 4.9875 dollar per bushel

Updates 19 Juli 2013 - 22.50 WIT
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan hari ini harga jagung berjangka terpantau mengalami penurunan untuk tiga hari berturut-turut dan nyaris mencapai posisi paling rendah dalam lebih dari satu minggu belakangan (19/07). Penurunan harga jagung tersebut terjadi di tengah sinyal bahwa cuaca yang lebih dingin dan basah di daerah penanaman jagung di AS akan mendorong kondisi tanaman dan berpotensi meningkatkan produksi. Harga komoditas gandum tampak mengalami penurunan dan mengarah ke penurunan mingguan.

Harga jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Desember mengalami penurunan sebesar 0.4 persen dan ditransaksikan pada posisi 4.9875 dollar per bushel pada perdagangan hari ini. Kemarin harga jagung berjangka untuk kontrak paling aktif tersebut mengalami penurunan hingga mencapai posisi 4.94 dollar per bushel dan merupakan posisi paling rendah sejak tanggal 8 Juli lalu. Harga jagung mengarah untuk mengalami penurunan sebesar 2 persen minggu ini.

Harga jagung berjangka telah mengalami penurunan sebsar 29 persen sepanjang tahun 2013 ini. Produksi di Amerika Serikat mengalami peningkatan yang signifikan setelah tahun lalu mengalami penurunan akibat kekeringan parah yang terjadi di negara tersebut.

Departemen Pertanian AS memperkirakan bahwa pasokan jagung di AS akan meningkat pesat seiring dengan produksi yang mencapai rekor tertinggi. Diperkirakan produksi jagung musim ini akan mencapai angka 13.95 miliar bushel.

Pada perdagangan hari ini harga jagung berjangka diperkirakan akan cenderung mengalami penurunan lanjutan seiring dengan kuatnya potensi pasokan. Untuk hari ini harga komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 4.9 – 5.2 dollar.

(IA/JA/VBN) 
 
 
sumber : vivanews.com 
By Ika Akbarwati ,Vibiznews Analyst
Economy Research Senior Analyst - Vibiz Research, Vibiz Consulting
Analis Lulusan FEUI tahun 2006 ini bekerja di Vibiz Consulting sejak tahun 2007.