Tampilkan postingan dengan label VIDEO Multimedia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label VIDEO Multimedia. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Mei 2014

Mesin Pipil Jagung Berkelobot

Mesin pemipil jagung berkelobot adalah jenis pemipil jagung yang berguna untuk memisahkan biji jagung dari tongkolnya. Model lama mesin pipil jagung umumnya mengharuskan pengguna untuk terlebih dahulu mengupas kulit atau kelobot jagung, baru kemudian jagung bertongkol dipipil menggunakan mesin.

Dengan mesin tipe baru ini pengguna tidak perlu mengupas kelobot jagung karena mesin mampu mengupas kelobot secara otomatis dan sekalian memisahkan bibi jagung dari tongkolnya. Inovasi teknologi ini sungguh bermanfaat untuk menghemat waktu, tenaga dan biaya dalam proses pengolahan pasca panen jagung.

Untuk mengetahui gambaran sistem kerja mesin pemipil jagung berkelobot ini silahkan tonton  video ini :



Mesin pipil jagung berkelobot bisa anda beli di toko alat alat pertanian. Antara lain CV. Berkat Saron Sejahtera yang menyediakan mesin pipil dengan spek teknis sbb :
Spesifikasi:
Kapasitas             : 1064 kg/jam
Berat                      : 140 kg
Dimensi (mm)      : 1740x1050x1350 mm
Bahan rangka       : Besi Siku, Besi UNP
Rangka Pengerak : UNP
Penggerak             :  Motor Disel 6,5 PK Kubota

 Anda yang berminat pada mesin pipil jagung berkelobot ini juga bisa mendapatkan pelatihan dari PT. Agrowindo di Pasuruan Jawa Timur. Simak videonya :



Mesin pemipil jagung berkelobot juga dapat Anda peroleh keterangan dan mungkin juga harganya pada CV. Hasil Bumi Sabaz Mitra Dinamika yang memproduksi mesin tersebut.

Ada juga PT. Putra Wira Tamtama yang merilis mesin pemipil jagung berkelobot dengan merek Daya Teknik tipe CSK 1000 dan mampu bekerja dengan kapasitas 1000 kg per jam.

Semoga bermanfaat !!









Mengenal Budidaya dan Teknik Pasca Panen Jagung Putih varietas SRIKANDI PUTIH - 1


 

Video tentang Jagung Putih - Teknik Budidaya dan Pengolahan Pasca Panen



Varietas Jagung SRIKANDI PUTIH-1


Tanggal dilepas                    : 4 Juni 2004
Asal                                 : Materi introduksi asal CIMMYT
Mexikco, dibentuk dari saling silang 8 inbrida yang memiliki daya
gabung umum bagus dalam sifat hasil (yield). Inbrida tersebut berasal darai beberapa populasi
QPM putih dengan adaptasi lingkungan tropis
Umur berbunga jantan         : ± 55-58 hari
Umur berbunga betina         : ± 58-60 hari
Masak fisiologis                    : ± 105-110 hari
Batang                              : tegap
Warna batang                    : hijau
Tinggi tanaman                  : ± 195 cm
Daun                                : panjang dan lebar
Warna daun                       : hijau
Warna malai                       : kemerahan
Warna rambut                    : kemerahan
Keragaman tanaman           : seragam (96-98%)
Bentuk tongkol                  : sedang dan silindris
Tinggi tongkol                    : ± 95 cm
Kelobot                             : tertutup rapat (95-97%)
Tipe biji                             : semi mutiara dan gigi kuda
Warna biji                          : putih
Baris biji                             : lurus dan rapat
Jumlah baris/tongkol            : 12-14 baris
Bobot 1000 biji                   : ± 325 g
Endosperm                        : Protein : 10,44%; Lisin : 0,410%; Triptofan : 0,087%
Rata-rata hasil                     : 5,89 t/ha pipilan kering
Potensi hasil                       : 8,09 t/ha pipilan kering
Ketahanan penyakit            : tahan hawar daun H. maydis dan karat daun Puccinia sp
Ketahanan hama                 : tahan hama penggerek batang O. furnacalis
Keterangan                        : dianjurkan ditanam di dataran rendah diutamakan pada musim penghujan
Pemulia                              : Firdaus Kasim, M. Yasin HG, M. Azrai, MB. Pabendon, A. Tkdir, Roy Effendi, Nuning AS,
Neni Iriany, J. Wargiono, Made J. Mejaya, dan Marsum Dahlan
Pengusul                            : Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan