Label
- ARTIKEL TENTANG JAGUNG
- AYO MAKAN JAGUNG
- Benih Jagung
- BERITA
- BUDIDAYA JAGUNG
- HARGA JAGUNG HARI INI
- HUMOR JAGUNG
- Indonesia Corn Trading
- KURS MATA UANG
- MESIN dan ALAT PERTANIAN
- PERDAGANGAN EKSPOR IMPOR KOMODITAS PERTANIAN
- PERDAGANGAN JAGUNG
- PESTISIDA
- PUPUK PERTANIAN
- REFERENSI
- SAPRODI PERTANIAN
- TEKNIK PASCA PANEN JAGUNG
- VIDEO Multimedia
Sabtu, 03 Agustus 2013
Nebraska Corn Kernels: Food price increases second lowest in 20 years. St...
Nebraska Corn Kernels: Food price increases second lowest in 20 years. St...: Food prices rose just 1.8% in 2012, the second-lowest annual rate in the last 20 years, according to recently released consumer price index ...
Jumat, 19 Juli 2013
Harga Jagung Berjangka Untuk Kontrak Pengiriman Desember Turun 0.4 persen menjadi 4.9875 dollar per bushel
Updates 19 Juli 2013 - 22.50 WIT
(Vibiznews – Commodity) – Pada perdagangan hari
ini harga jagung berjangka terpantau mengalami penurunan untuk tiga hari
berturut-turut dan nyaris mencapai posisi paling rendah dalam lebih
dari satu minggu belakangan (19/07). Penurunan harga jagung tersebut
terjadi di tengah sinyal bahwa cuaca yang lebih dingin dan basah di
daerah penanaman jagung di AS akan mendorong kondisi tanaman dan
berpotensi meningkatkan produksi. Harga komoditas gandum tampak
mengalami penurunan dan mengarah ke penurunan mingguan.
Harga
jagung berjangka untuk kontrak pengiriman bulan Desember mengalami
penurunan sebesar 0.4 persen dan ditransaksikan pada posisi 4.9875
dollar per bushel pada perdagangan hari ini. Kemarin harga jagung
berjangka untuk kontrak paling aktif tersebut mengalami penurunan hingga
mencapai posisi 4.94 dollar per bushel dan merupakan posisi paling
rendah sejak tanggal 8 Juli lalu. Harga jagung mengarah untuk mengalami
penurunan sebesar 2 persen minggu ini.
Harga jagung berjangka
telah mengalami penurunan sebsar 29 persen sepanjang tahun 2013 ini.
Produksi di Amerika Serikat mengalami peningkatan yang signifikan
setelah tahun lalu mengalami penurunan akibat kekeringan parah yang
terjadi di negara tersebut.
Departemen Pertanian AS memperkirakan
bahwa pasokan jagung di AS akan meningkat pesat seiring dengan produksi
yang mencapai rekor tertinggi. Diperkirakan produksi jagung musim ini
akan mencapai angka 13.95 miliar bushel.
Pada perdagangan hari ini
harga jagung berjangka diperkirakan akan cenderung mengalami penurunan
lanjutan seiring dengan kuatnya potensi pasokan. Untuk hari ini harga
komoditas ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 4.9 –
5.2 dollar.
(IA/JA/VBN)
sumber : vivanews.com
By Ika Akbarwati ,Vibiznews Analyst
Economy Research Senior Analyst - Vibiz Research, Vibiz ConsultingAnalis Lulusan FEUI tahun 2006 ini bekerja di Vibiz Consulting sejak tahun 2007.
HargaJjagung Berjangka Melemah 1,4% menjadi 4,95 dollar per bushel
Vibiznews - Commodity) -
Pergerakan harga jagung berjangka untuk hari ini kembali melanjutkan
pergerakan negatif sejak kemarin. Melemahnya harga jagung hari ini
disebabkan oleh adanya sentimen negatif dari laporan Badan Metereologi
dan Geofisika Amerika Serikat yang menyebutkan bahwa curah hujan normal
akan terjadi dalam beberapa hari kedelai di beberapa negara bagian.
Sebelumnya
wilayah AS bagian tengah dilanda curah hujan tinggi seperti yang
dialami oleh negara bagian Ohio dan Kansas. Dengan mulai meredanya curah
hujan yang lebat makan kembali menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman
jagung.
Harga jagung berjangka saat ini melemah 1,4% menjadi 4,95
dollar per bushel, harga kedelai berjangka turun 1,3% menjadi 12,6625
dollar per bushel dan harga gandum melemah 0,2% menjadi 6,6375 dollar
per bushel.
Menurut analisa dari Divisi Vibiz Research di Vibiz
Consulting, harga jagung diperkirakan akan masih berpeluang mengalami
penurunan pasca mengalami bullish pada pekan lalu. Penurunan juga
disebabkan oleh konsolidasinya harga minyak mentah sejak semalam yang
menurunkan permintaan akan komoditi alternatif bahan bakar.
(JP/JA/VBN)sumber: vivanews.com
By Joko Prayitno ,Vibiznews Analyst
Economy Research Senior Analyst - Vibiz Research, Vibiz ConsultingAnalis lulusan dari FEUI ini memiliki kemampuan di bidang analisis ilmu ekonomi, terutama dalam bidang komoditi dan berbagai topik ekonomi lainnya.
Kamis, 18 Juli 2013
Harga Jagung Kembali Bulish
Last Updated on Thursday, 18 July 2013 23.14 waktu Makasar
(Vibiznews - Commodity) - Harga jagung berjangka hari ini (17/7)
mengalami rebound setelah kemarin sempat mengalami pergerakan
konsolidasi. Dengan naiknya kembali harga jagung saat ini maka komoditi
tersebut kembali berada di tren bullish. Sentimen positif hari ini
datang dari laporan Departemen Pertanian Amerika Serikat yang menyatakan
bahwa kondisi cuaca panas akan melanda beberapa negara bagian untuk
pekan ini.
Beberapa negara bagian yang akan
dilanda cuaca panas diantaranya ialah Ohio dan Kansas yang merupakan
wilayah sentra perkebunan jagung dan gandum terbesar di Amerika Serikat.
Cuaca panas tersebut dikhawatirkan akan berimbas kepada gangguan
pertumbuhan tanaman jagung.
Harga jagung berjangka mengalami
kenaikan sebesar 0,7% menjadi 5,145 dollar per bushel. Sedangkan harga
kedelai berjangka mengalami kenaikan 0,3% menjadi 12,905 dollar per
bushel.
Divisi Vibiz Research di Vibiz
Consulting memprediksi bahwa harga jagung akan masih berpotensi
mengalami kenaikan seiring dengan adanya sebuah sentimen mengenai
kenaikan permintaan jagung pada beberapa negara importir seperti China
yang sedang ingin menambah persediaan pangan guna meredam laju inflasi.
Sumber : www.vibiznews.com
http://www.pasarjagung.com/
Harga Jagung Masih Akan tetap Tinggi Sampai Akhir Tahun 2013 ?
JAKARTA (18/07), Para peternak harus waspada. Pasalnya, harga jagung
yang terus melambung membuat harga pakan ikut mendaki. Gabungan
Pengusaha Makanan Ternak (GPMT) mencatat: sepanjang enam bulan pertama
tahun ini produsen pakan ternak sudah menaikkan harga dua kali.
Sudirman, Ketua Umum GPMT
mengatakan, saat ini, harga pakan ternak untuk ayam broiler atau ayam
potong di kisaran Rp 6.000 per kilogram (kg). Sedangkan untuk pakan ayam
petelur atau layer di kisaran Rp 4.500 per kg. "Bila dijumlahkan,
kenaikan harga pakan tersebut berada di kisaran Rp 200 per kg daripada
harga sebelumnya," kata Sudirman.
Menurutnya, harga pakan akan terus
naik sampai akhir tahun lantaran harga jagung lokal juga terus terkerek
naik. Bahkan, pada saat panen raya pun, harga jagung lokal masih akan
melejit.
Tahun lalu, harga jagung saat panen
raya pada Februari sampai April dipatok sebesar Rp 2.600 sampai Rp
2.700 per kg. Namun, saat panen raya tahun ini, harga jagung mencapai Rp
3.200 per kg. Bahkan saat ini, harga jagung mencapai Rp 3.600 per kg.
"Tren harga pakan ternak terus naik, tetapi kita tidak berani memperkirakan besarannya," ujar Sudirman.
Sekedar catatan, jagung merupakan
bahan baku utama dalam pakan ternak. Komposisinya dari total bahan baku
pakan mencapai 50%-55%. Walhasil, kenaikan harga jagung mempengaruhi
harga pakan secara keseluruhan.
Penyebab kenaikan harga jagung,
kata Sudirman adalah terbatasnya pasokan. Sementara permintaannya
tinggi. Berdasarkan perhitungan GPMT, tahun ini produksi pakan ternak
akan meningkat 10% dibanding tahun lalu yang volumen mencapai 13,8 juta
ton. Dengan demikian, produksi pakan ternak tahun ini sebesar 15,18 juta
ton atau sekitar 82% dari kapasitas pabrik pakan yang mencapai sekitar
18,5 juta ton.
Sudirman meminta pemerintah untuk
memberikan perhatian pada ketersediaan bahan baku pakan ternak tahun
ini. Kebutuhan jagung saat ini mencapai 7 juta ton. Ia memperkirakan
kebutuhan jagung ini akan naik seiring dengan meningkatkan permintaan
pakan.
Menurut Desianto Budi Utomo, Sekjen
GMPT kenaikan harga bersumber dari distribusi. Kondisi infrastruktur
yang tidak mendukung mengakibatkan tidak semua produksi lokal diserap
pabrik pakan. "Makanya harga juga tinggi," katanya.
Terus ekspansi
Walau mengalami tren kenaikan harga
bahan baku seperti jagung, namun hal tersebut tidak menyurutkan
perusahaan produsen pakan untuk melakukan ekspansi usaha.
PT Malindo Feedmill Tbk contohnya.
Perusahaan ini kini tengah menyelesaikan pembangunan dua pabrik pakan
ternak, yaitu di Makassar (Sulawesi Selatan) dan di Semarang (Jawa
Tengah).
Rudy Hartanto, Corporate Secretary
Malindo Feedmill mengatakan, proses pembangunan pabrik pakan ternak
tersebut setidaknya memakan waktu hingga satu tahun. "Investasi yang
dibutuhkan untuk membangun dua pabrik pakan ternak tersebut lebih dari
Rp 250 miliar," kata Rudy.
Saat ini kapasitas terpasang pabrik
pakan yang dimiliki Malindo Feedmill mencapai 900.000 ton. Dengan
tambahan dua pabrik tersebut, diharapkan kapasitas produksi pakan PT
Malindo akan bertambah sebesar 50% dari yang sekarang.
Meski tidak merinci, Rudy bilang
produksi pakan ternak Malindo Feedmill saat ini telah mencapai lebih
dari 50% dari kapasitas terpasang. Dalam perhitungan bisnis pabrik pakan
ternak harus segera melakukan ekspansi ketika utilitas pabriknya telah
mencapai 60%-70%.
Sumber : www.kontan.co.id
Produksi Jagung di Gorontalo Tahun 2013 Diperkirakan Akan Mencapai 724.692 Ton
GORONTALO - Produksi jagung tahun 2013
diperkirakan sebesar 724.692 ton pipilan kering atau naik 12,40 persen
dibandingkan tahun 2012. Seperti yang dikutip dari Kantor Berita ANTARA,
Kepala BPS Provinsi Gorontalo Ihsanurijal di Gorontalo Selasa
mengatakan kenaikan produksi tersebut disebabkan adanya peningkatan
produktivitas sebesar 1,21 kuintal per hektar atau 2,55 persen.
Sedangkan luas panen diperkirakan juga mengalami peningkatan sebesar
13.012 hektar atau 9,60 persen.
Sementara itu, kata dia, produksi jagung
tahun 2012 berjumlah 644.754 ton pipilan kering, yang mengalami
peningkatan 6,43 persen dibandingkan produksi tahun 2011. "Meningkatnya
produktivitas sebesar 2,94 kuintal per hektar menjadi penyebab
terjadinya peningkatan produksi tersebut, walaupun luas panen mengalami
penurunan sebesar 211 hektar," ungkapnya. (sumber : antaragorontalo.com)
Harga Jagung tetap terdongkrak Oleh Tingginya Permintaan
MELBOURNE - Harga jagung menguat untuk pertama kalinya dalam 3 hari
karena data menunjukkan bahwa permintaan meningkat untuk pasokan dari
AS, selaku penanam dan pengirim terbesar. Harga jagung untuk pengiriman
Desember naik sebanyak 1,9%, penaikan terbesar dalam seminggu, untuk
US$5,13 per bushel (25,40 kg) di Chicago Board of Trade dan berada di
US$5,10 pada Selasa (16/7) pukul 14.29 di Singapura.
Harga turun 4,5%
dalam dua sesi sebelumnya karena tanda-tanda pasokan global cukup.
Departemen Pertanian AS (USDA) mengatakan, para eksportir AS menjual
120.000 ton untuk pengiriman pada tahun yang dimulai 1 September.
Inspeksi ekspor naik hampir 2 kali lipat dari minggu sebelumnya dalam
pekan yang berakhir pada 11 Juli. Nilai jagung turun 27% pada tahun ini
karena petani AS mencetak rekor penanaman, yang diperkirakan oleh
pemerintah sebesar 13,95 miliar bushel.
Luke Mathews, analis komoditas di Commonwealth Bank of Australia mengatakan, kombinasi dari inspeksi laporan ekspor yang lebih baik, ekspor jagung yang tinggi, dan penurunan kondisi tanaman jagung AS dapat mendukung harga. Lebih lanjut, USDA mengatakan, sekitar 66% dari hasil panen dinilai baik pada 14 Juli, turun dari 68% di minggu sebelumnya. (sumber : bisnis.com via Pusat informasi jagung )
Luke Mathews, analis komoditas di Commonwealth Bank of Australia mengatakan, kombinasi dari inspeksi laporan ekspor yang lebih baik, ekspor jagung yang tinggi, dan penurunan kondisi tanaman jagung AS dapat mendukung harga. Lebih lanjut, USDA mengatakan, sekitar 66% dari hasil panen dinilai baik pada 14 Juli, turun dari 68% di minggu sebelumnya. (sumber : bisnis.com via Pusat informasi jagung )
Harga Jagung Pipilan di Lampung Tembus Rp. 6.000,- /kg ?
BANDAR LAMPUNG - Harga komoditas unggulan di Kota Bandar Lampung
Provinsi Lampung memasuki pekan ketiga Juli 2013 fluktuatif, lantaran
musim panen komoditas tertentu telah berlangsung di daerah itu.
Berdasarkan pantauan di sejumlah agen di Bandarlampung Senin, untuk
jagung pipilan harganya stabil dibandingkan minggu lalu, yakni Rp6.000
per kg.
Tingginya harga jagung itu dipengaruhi faktor mutu komoditas
yang membaik di sentra pertanian jagung dan ditambah harga bahan bakar
minyak naik.
Apakah berita dari bisnis.com ini benar adanya ?
Jika benar harga jagung pipilan di lampung sampai 6.000 rupiah per kilo, betapa berat konsumen peternak disana dalam menanggung beban biaya produksi ternak mereka ....
Jika benar harga jagung pipilan di lampung sampai 6.000 rupiah per kilo, betapa berat konsumen peternak disana dalam menanggung beban biaya produksi ternak mereka ....
Jika benar adanya ya syukur, kita ikut gembira dengan meningkatnya penghasilan petani jagung di Lampung !
(sumber : bisnis.com via pasarjagung )
Selasa, 09 Juli 2013
Alat dan Mesin Pengolah/ Pasca Panen Jagung
Perajang Batang Jagung
| Panjang | : 750 mm |
| Lebar | : 550 mm |
| Tinggi | : 850 mm |
| Kapasitas | : 100-150 Kg/jam |
| Penggerak | : motor bensin 5.5 PK |
Mesin Pemipil Jagung
| Panjang | : 1400 mm |
| Lebar | : 600 mm |
| Tinggi | : 1300 mm |
| Kapasitas | : 300-400 kg/jam |
| Penggerak | : Engine (Honda) 5,5 PK + Blower |
| BBM | : Bensin |
Mesin Threser (perontok padi)
| Panjang | : 1200 mm |
| Lebar | : 560 mm |
| Tinggi | : 1300 mm |
| Kapasitas | : 800-1200 Kg/jam |
| Penggerak | : Engine ( Honda ) 5,5 PK |
| BBM | : bensin |
Mesin Pembuat Kerupuk Jagung
| Panjang | : 600 mm |
| Lebar | : 400 mm |
| Tinggi | : 1000 mm |
| Kapasitas | : 5- 10 kg/ jam |
| Penggerak | : E. Motor 1 Hp |
Pengering Box
| Panjang | : 6000 mm |
| Lebar | : 2000 mm |
| Tinggi | : 1000 mm |
| Kapasitas | : 3000 Kg/proses |
| Pemanas | : Kompor/Burner |
| Penggerak | : Diesel 7-8 PK |
| BBM | : solar |
Mesin Pemipil Jagung (China)
| Panjang | : 430 mm |
| Lebar | : 620 mm |
| Tinggi | : 770 mm |
| Kapasitas | : 200 kg/ jam |
| Daya | : 550 V |
| Voltase | : 220 V |
| Kecepatan rotasi | : 1000 rpm |
| Berat Netto | : 73 |
Mesin Pemipil Jagung (China)
| Panjang | : 680 mm |
| Lebar | : 620 mm |
| Tinggi | : 810 mm |
| Kapasitas | : 200 kg/ jam |
| Penggerak | : Diesel 3 HP |
| Kecepatan rotasi | : 1000 rpm |
| Berat Netto | : 73 |
| Measurument Method : | |
| - capacitance | |
| - conductance | |
| - internal scale | |
| - temperature | |
| Moisture Range | : 5~45% depend on grain type |
| Grain type | : whole grain |
| Moisture Resolution | : 0,1% |
Inspeksi Biji-bijian
| Spesification : |
| - Enlarge times : 0-7 times |
| - Work platform size : 360 x 330 mm |
| - Foundation Size : 940 x 330 mm |
| - Light platform size : 300 x 270 mm |
| - The edge is prominent, |
| prevents the seed leak. |
36 Grain moisture meter
| Panjang : 165 mm |
| Lebar : 62 mm |
| Tinggi 26 mm |
| Display: LCD display |
| PC interface: RS232C |
| Range content : 7-30 % |
| Application: |
| padi, sorgum, jagung, kacang, |
| cengkeh, kacang kedelai, kopi |
4 Grain Moisture meter
| Panjang | : 178 mm |
| Lebar | : 68 mm |
| Tinggi | : 39 mm |
| Display | : 4 digit 10mm LCD |
| Range Moisture | : 8 - 20% |
| Range Temperature | : -10ºC to 55ºC |
| Application : | |
| a. Rice - Beras | |
| b. Paddy - Padi | |
| c. Wheat - Gandum | |
| d. Corn - Jagung | |
| PC interface | : RS232 (optional) |
Vertical Dryer
| Panjang | : 3600 mm |
| Lebar | : 2600 mm |
| Tinggi | : 6000 mm |
| Kapasitas | : 3.5 Ton |
| Bahan bakar | : Solar ( 5 – 11 l/jam) |
| Pemanas | : Electric Burner |
| Kebutuhan Daya | : 5 s/d 12 HP, 380 V |
| Laju Pemasukan | : 100 – 150 kg/jam |
| Laju Pengeringan | : 0,6 – 3 % k.a/jam |
| Kadar air awal | : 25 – 32 % kadar air |
| Kadar air akhir | : 14 % kadar air |
| Material | : Mild Steel |
| alternatif bahan bakar | : LPG, sekam, electric heater, solar |
Penghancur Bonggol Jagung (Hammer Mill)
| Panjang | : 700 mm |
| Lebar | : 480 mm |
| Tinggi | : 800 mm |
| Kapasitas | : 250-350 Kg/jam |
| Penggerak | : E.Motor |
| Daya | : 3000 Watt (1 Ph) |
| Berat | : 100 kg |
| Bahan harus kering |
Kontak info untuk mesin dan alat pengolah jagung diatas dapat menghubungi PD. Karya Mitra Usaha
Address : Ring Road Utara No. 134 Taman Yasmin VI,
Bogor, Indonesia
Bogor, Indonesia
Website :www.alatpertanian.net
E-Mail :alatpertanian@yahoo.com
karyamitrausaha@yahoo.com
Telepon :
0251-7543316 (Hunting)
021-70748483
karyamitrausaha@yahoo.com
Telepon :
0251-7543316 (Hunting)
021-70748483
sumber : Alat dan Mesin Pegolahan Jagung
Data Luas Tanam - Produktivitas - Jumlah Produksi Jagung Setiap Provinsi di Indonesia
Berikut ini kami sampaikan data Luas Tanam Jagung produktivitas dan hasil produksi jagung dari seluruh provinsi di Indonesia.
Dari BPS Indonesia belum bisa diperoleh data tahun 2013 - 2013, data ter update adalah data tahun 2011. Namun demikian halnya, data Luas tanam dan produktivitas jagung nasional Indonesia ini semoga bisa menjadi referensi berguna dalam menyikap harga dan perkembangan agrobisnis pada komoditi jagung.
Perlu dicermati bahwasanya data yang dihimpun oleh BPS kadang tidak sesuai dengan kondisi sesungguhnya di lapangan. Karena itu bilamana diantara pembaca ada yang mengetahui adanya selisih atau fakta lain dari diketahui, kami persilahkan memberikan saran koreksi untuk perbaikan data dimasa mendatang.
Semoga bermanfaat.
TABEL :
LUAS TANAM - PRODUKTIVITAS - JUMLAH PRODUKSI JAGUNG di INDONESIA
LUAS TANAM - PRODUKTIVITAS - JUMLAH PRODUKSI JAGUNG di INDONESIA
| Provinsi | Luas Panen | Produktivitas | Produksi |
| ( Ha ) | ( Ku/ Ha ) | ( Ton ) | |
| Indonesia | 3864692.00 | 45.65 | 17643250.00 |
| Aceh | 41853.00 | 40.35 | 168861.00 |
| Sumatera Utara | 255291.00 | 50.71 | 1294645.00 |
| Sumatera barat | 71116.00 | 66.35 | 471849.00 |
| Riau | 14139.00 | 23.48 | 33197.00 |
| Jambi | 6706.00 | 38.06 | 25521.00 |
| Sumatera Selatan | 32965.00 | 38.13 | 125688.00 |
| Bengkulu | 22215.00 | 39.33 | 87362.00 |
| Lampung | 380917.00 | 47.72 | 1817906.00 |
| Bangka Belitung | 277.00 | 30.69 | 850.00 |
| Kepulauan Riau | 434.00 | 21.27 | 923.00 |
| DKI Jakarta | 12.00 | 19.17 | 23.00 |
| Jawa Barat | 147152.00 | 64.23 | 945104.00 |
| Jawa Tengah | 520149.00 | 53.30 | 2772575.00 |
| DI Yogyakarta | 69768.00 | 41.80 | 291596.00 |
| Jawa Timur | 1204063.00 | 45.21 | 5443705.00 |
| Banten | 4600.00 | 30.14 | 13863.00 |
| Bali | 22739.00 | 28.41 | 64606.00 |
| Nusa Tenggara Barat | 89307.00 | 51.16 | 456915.00 |
| Nusa Tenggara Timur | 246893.00 | 21.25 | 524638.00 |
| Kalimantan Barat | 45593.00 | 35.27 | 160819.00 |
| Kalimantan Tengah | 3195.00 | 28.82 | 9208.00 |
| Kalimantan Selatan | 19487.00 | 51.20 | 99779.00 |
| Kalimantan Timur | 2965.00 | 24.76 | 7341.00 |
| Sulawesi Utara | 119850.00 | 36.59 | 438504.00 |
| Sulawesi Tengah | 41218.00 | 39.26 | 161810.00 |
| Sulawesi Selatan | 297126.00 | 47.80 | 1420154.00 |
| Sulawesi Tenggara | 28892.00 | 23.53 | 67997.00 |
| Gorontalo | 135754.00 | 44.62 | 605782.00 |
| Sulawesi Barat | 17372.00 | 47.78 | 82995.00 |
| Maluku | 4808.00 | 28.86 | 13875.00 |
| Maluku Utara | 12733.00 | 20.54 | 26149.00 |
| Papua Barat | 1278.00 | 16.63 | 2125.00 |
| Papua | 3825.00 | 18.00 | 6885.00 |
Minggu, 07 Juli 2013
Jagung, Primadona Masyarakat Juhar Kab, Karo Sumatera Utara
Medan,Sumut - JUHAR (Waspada) : Masyarakat Kec. Juhar, Kab. Karo,
umumnya menggantungkan hidup dari bertani jagung. Konon, ratusan ton per
hari mampu dipanen dari ladang saat musim panen di 25 desa.
Selain bercocok tanaman jagung, masyarakat petani di Kec. Juhar juga
menanam beberpa komoditi tanaman keras seperti kelapa, kemiri dan kakao.
Dari beberapa tanaman komoditi masyarakat Juhar, jagung adalah tanaman
primadona dikalangan petani.
Mudah dan murah biaya perawatan, menjadikan tanaman jagung bagi
masyarakat menjadi salah satu tanaman pilihan utama ditambah harga jual
jagung cukup menjanjikan.
Menurut seorang warga Alon Ginting, 60, yang juga petani jagung menerangkan pada Waspada, Sabtu (8/6), setiap hari kilang miliknya menampung jagung hasil panen petani kurang lebih 20 sampai 25 ton per hari, dan jumlah tersebut merupakan panen normal.
Lanjutnya, hasil panen petani jagung bisa bertambah bila sudah masuk musim panen raya. Saat panen raya, per hari jagung yang masuk dikilangnya bisa mencapai 35 ton. Jumlah jagung hasil panen petani itu baru dari kilang miliknya, jika di kumpulkan dari beberapa kilang di Kec. Juhar, diperkirakan ratusan ton dihasilkan petani per hari saat musim panen raya.
Harga jagung sekarang mencapai Rp2.600/Kg, namun kesejahteraan penduduk disini tentunya belum merata mengingat banyak mereka tidak punya lahan pertanian sendiri. Kendala lain dihadapi petani jagung di Kec. Juhar dan kecamatan lainya menyangkut harga jagung yangsering anjlog di bawah harga normal.
Untuk itu petani jagung di Kec. Juhar dan sekitarnya mengharapkan pemerintah dengan kebijakannya bisa membantu petani, termasuk menstabilkan harga komoditi jagung lokal.
Menurut seorang warga Alon Ginting, 60, yang juga petani jagung menerangkan pada Waspada, Sabtu (8/6), setiap hari kilang miliknya menampung jagung hasil panen petani kurang lebih 20 sampai 25 ton per hari, dan jumlah tersebut merupakan panen normal.
Lanjutnya, hasil panen petani jagung bisa bertambah bila sudah masuk musim panen raya. Saat panen raya, per hari jagung yang masuk dikilangnya bisa mencapai 35 ton. Jumlah jagung hasil panen petani itu baru dari kilang miliknya, jika di kumpulkan dari beberapa kilang di Kec. Juhar, diperkirakan ratusan ton dihasilkan petani per hari saat musim panen raya.
Harga jagung sekarang mencapai Rp2.600/Kg, namun kesejahteraan penduduk disini tentunya belum merata mengingat banyak mereka tidak punya lahan pertanian sendiri. Kendala lain dihadapi petani jagung di Kec. Juhar dan kecamatan lainya menyangkut harga jagung yangsering anjlog di bawah harga normal.
Untuk itu petani jagung di Kec. Juhar dan sekitarnya mengharapkan pemerintah dengan kebijakannya bisa membantu petani, termasuk menstabilkan harga komoditi jagung lokal.
Sumber : www.waspadamedan.com
Sabtu, 06 Juli 2013
Volume Impor Jagung Tahun 2013 Bisa Mencapai 2,8 Juta Ton atau Melonjak 69%
JAKARTA – Impor jagung pada 2013 diprediksi mencapai 2,8 juta ton atau
naik 69% dibanding impor pada 2012 yang hanya 1,7 juta ton. Penaikan
impor ini terjadi akibat meningkatnya permintaan industri pakan ternak
akan jagung dan disaat yang sama, petani tidak mampu meningkatkan
produksinya.
Ketua Asosiasi Produsen Pakan Ternak Indonesia Sudirman mengatakan
peningkatan permintaan pada sektor industri pakan ternak ternyata tidak
dibarengi dengan peningkatan produksi dari petani. akibatnya, defisit
jagung yang terjadi semakin meningkat.
“Impor jagung akan meningkat tajam akibat turunnya produksi petani, sedangkan permintaan industri pakan ternak semakin meningkat,” jelasnya hari ini, Kamis (4/7/2013).
Sudirman juga menjelaskan, realisasi impor pada semester I/2013 sudah mencapai 1,5 juta ton dari total perkiraan impor sebesar 2,8 juta ton pada 2013. Sementara itu, Ketua Dewan Jagung Nasional Fadel Muhammad mengatakan petani di Indonesia sebenarnya mampu menghasilkan produk atau komoditas pertanian yang berkualitas.
Hanya saja, lanjut Fadel, selama ini petani kurang diberi kesempatan untuk menghasilkan produk yang berkualitas tersebut.
“Impor jagung akan meningkat tajam akibat turunnya produksi petani, sedangkan permintaan industri pakan ternak semakin meningkat,” jelasnya hari ini, Kamis (4/7/2013).
Sudirman juga menjelaskan, realisasi impor pada semester I/2013 sudah mencapai 1,5 juta ton dari total perkiraan impor sebesar 2,8 juta ton pada 2013. Sementara itu, Ketua Dewan Jagung Nasional Fadel Muhammad mengatakan petani di Indonesia sebenarnya mampu menghasilkan produk atau komoditas pertanian yang berkualitas.
Hanya saja, lanjut Fadel, selama ini petani kurang diberi kesempatan untuk menghasilkan produk yang berkualitas tersebut.
(sumber : bisnis.com via pasarjagung.com )
Langganan:
Postingan (Atom)


